May Day
Postingan ini dibuat bukan dalam rangka memperingati Hari Buruh Sedunia..
1 Mei 2006, tepat 5 tahun kami bermukim di negeri jiran ini.Tepatnya suami saya sih,karena saya saat itu baru menyusul 25 hari kemudian..
Intinya mah gak nyangka, udah melewati angka satu pelita tinggal disini, mengingat 6 bulan pertama yang penuh dengan air mata..Air mata kangen sama orang tua, kangen sama jajanan pinggir jalan,kesepian di rumah dan air mata kebingungan mau masak apa..
Ah..ah..ah..Sekarang?? Alhamdulillah udah mulai bisa menikmati kehidupan disini..Dibilang betah hmmm..bisa juga,karena kalau liburan lebih dari seminggu ke kampung halaman,saya malahan suka kangen sama Singapur. Kangen rumah kotak yang tak berpintu belakang dan tak berhalaman..Kangen sama ber BMW ( bus, mrt and walking), dan olala..kangen sama Prata! Dan terlebih lagi, saya kangen sama teman-teman disini..Ibu-ibu yang penuh dengan kehebohan,baik hati,dan jagoan :)
Bisa jadi yang terakhir saya sebutkan inilah yang bikin hati saya tertinggal di pulau kecil ini..Entah sampai kapan..
Tapi menghadapi pertanyaan : " Mau menetap terus di Singapur,ya?", hati kecil saya menggeleng..
Home Sweet Home, saya tetap punya keinginan untuk kembali ke kampung halaman,suatu saat nanti...
1 Mei 2006, tepat 5 tahun kami bermukim di negeri jiran ini.Tepatnya suami saya sih,karena saya saat itu baru menyusul 25 hari kemudian..
Intinya mah gak nyangka, udah melewati angka satu pelita tinggal disini, mengingat 6 bulan pertama yang penuh dengan air mata..Air mata kangen sama orang tua, kangen sama jajanan pinggir jalan,kesepian di rumah dan air mata kebingungan mau masak apa..
Ah..ah..ah..Sekarang?? Alhamdulillah udah mulai bisa menikmati kehidupan disini..Dibilang betah hmmm..bisa juga,karena kalau liburan lebih dari seminggu ke kampung halaman,saya malahan suka kangen sama Singapur. Kangen rumah kotak yang tak berpintu belakang dan tak berhalaman..Kangen sama ber BMW ( bus, mrt and walking), dan olala..kangen sama Prata! Dan terlebih lagi, saya kangen sama teman-teman disini..Ibu-ibu yang penuh dengan kehebohan,baik hati,dan jagoan :)
Bisa jadi yang terakhir saya sebutkan inilah yang bikin hati saya tertinggal di pulau kecil ini..Entah sampai kapan..
Tapi menghadapi pertanyaan : " Mau menetap terus di Singapur,ya?", hati kecil saya menggeleng..
Home Sweet Home, saya tetap punya keinginan untuk kembali ke kampung halaman,suatu saat nanti...


