Thursday, September 22, 2005

You orang mane'?

Jeng Surya, kok kita punya pengalaman yang sejenis (lagi) ya..

Setting : MRT EastWest Line-Tanjong Pagar to Tampines, waktu sekitar 18.30pm, 21 September 2005

Saya duduk disamping ibu berkerudung hijau,ras Melayu..Saya tersenyum padanya waktu ibu ini duduk di sebelah saya ketika MRT berhenti di stasiun CityHall.Lepas Bugis,ibu ini mengajak saya bicara..

Ibu Kerudung Hijau (IKH) : You, orang mane'? (mungkin ibu ini tahu saya bukan Malay Singaporean dari cara saya memakai kerudung)
Saya (S) : Orang Indonesia
IKH : Indonesia daripada mane ? (maksudnya,daerah bagian mana?)
S : Jawa
IKH : Ooo..You mau pergi mane sekarang ?
S : Pulang, ke tampines
IKH : Jauhnya you pergi..Majikan tak marah ke'?
S : *nyengir*..berhubung saya ngantuk juga,maka Ibu itu saya tinggal merem..

Makcik..makcik..jangan langsung 'nodong' gitu dong ah..Nasib..nasib secara wajah saya tidak mirip TamBle..huhuhu..

Kejadian seperti ini bukan yang pertama..Pernah waktu saya dirawat di Changi General Hospital, mau pulang ke rumah. Saat itu menunggu suami mengurus administrasi, tiba-tiba saya didekati Makcik Melayu yang keliataannya menjenguk kerabatnya yang sakit di ward yang sama dengan saya. Setelah berbasa-basi tanya sakit yang saya alami, Makcik itu mengeluarkan kalimat pamungkas : " You sedang tunggu majikan ambil ke?"
wakwaaa...

Atau kalau kami sedang jalan bertiga,saya,suami dan Iffah di akhir pekan..Pasti akan banyak pasangan mata yang melihat kami dari ujung rambut sampai ujung kaki. Menebak-nebak apa yang ada dalam pikiran mereka, mungkin mereka berpikir:saya seorang domestic helper sedang jalan dengan 'pacar' orang Bangladesh sambil bawa anak majikan saya yang orang Chinese...

Apa saya harus berdandan menor, menenteng tas LV,sepatu Gucci supaya tidak disangka berprofesi sebagai domestic helper..??
Ah,tidak...Biarkan saja..Wong saya apaa danya gini,kok..
Bagian mendidik Singaporean : not to judge from the cover..taela muluk amat..

Ah,gak apa-apa kok saya disangka seperti sodara-sodara saya yang berprofesi sebagai domestic helper..Walaupun kerja sebagai tukang ceting dan browsing,saya juga TKI,jeh..Passport saja masih,ijo dan sama-sama cari duit di Singapur..
Domestic helper juga profesi yang mulia, jauh-jauh kerja ke negeri orang..'Menggadaikan' nasib karena tak yakin apakah di negeri orang akan menemukan peruntungan yang baik demi cari duit untuk menyekolahkan anak...

Monday, September 19, 2005

Jadi Juragan Angkot,yuk..

Saya sedang dilanda kebosanan hebat nih,judulnya..Bosan pada rutinitias 8.30 to 6..Tapi sama rutinitas payday setiap tanggal 26 sih gak bosyeen...hehehe..

Gara-garanya wiken kemaren,dimulai hari Jumat saya ambil childcare leave..Niat utama sih bukan karena pengen nemenin Iffah maen,tapi karena setumpuk urusan yang mengharuskan saya ada di rumah. Plumber,electrician sama tukang gas mau dateng ke rumah..Tadinya mau sekalian walk in ke Hanis Montessori,buat nanti Iffah nursery disana January nanti..Apadaya gak sempet pergi Hanis..

Seharian di rumah ternyata nikmat juga ya..Gak perlu mandi pagi-pagi..Bisa dasteran seharian..Leyeh-leyeh sambil nonton tivi..
Sore-sore sembari nyuapinn Iffah duduk di depan tipi sambil nonton infotainment dan nyruput wedhang manis..hehehe..
Apalagi kualitas siaran SCTV dan RCTI yang tertangkap di Tampines menurut saya kualitas paling mantab yang saya terima selama terdampar di pulau Singapura (tanpa semut-semut kecil di tipi,atau gambar yang goyang-goyang)..Aah..makin menambah nikmatnya nonton tipi..

Ditambah lagi,saya sering iri kalau ngedenger cerita mamee-mamee kumpul-kumpul di suatu rumah,entah itu nyoba resep,tahsin ataupun sekedar makan soto bareng ketika working hours saya..Bertambah lengkap..kap..kap bikin saya demot..

Hari Minggunya, tiba-tiba ketambahan satu orang putri yang manis: Wafa . Wafa dititipin Bundanya yang lagi ngajar di KBRI. Yana & Nie jalan ke Woodlands,Ayah & Aki jalan cukur rambut & cari sepeda.Jadi saya bertiga saja dengan 2 princess ini..Mereka berdua sangat 'manis' sekali hari itu..Maen bareng,makan bareng,bobo siang bareng (saya pun ikutan bobo dengan mereka) dan mandi bareng..Ah..menyenangkan sekali seharian dengan Iffah & Wafa..

Kerja jadi juragan angkot saja,kah? Duduk manis sore-sore nunggu setoran..:)
Tak payah bosan dengan rutinitas 8.30 to 6, Monday to Friday,tapi tetap ada yang 'mengalir' ke kantong...

Yuk..yuk..yuk..Tapi janjian dulu yuk..mau jadi juragan angkot jurusan mana..Biar tidak saling menyaingi :)
Pasir Ris-Tampines? Bedok-Toa Payoh? Atau Margonda-Bojong ???
Tinggal pilih saja...hehehe

Mohon mangap nih atas postingan super duper garing ini...Bener-bener lagi demot..

Friday, September 09, 2005

Jika Iffah Mulai Banyak Bertanya

Iffah mulai sering tanya-tanya.Contohnya waktu mau jalan ke Tampines, Ibu bebenah perkakas yang mau dibawa kesana...

Iffah : "Ibu bawa apa?"
Ibu : "Bawa palu"
Iffah : "Oooo palu" (sok iye banget deh intonasinya)
Iffah : "Palu buat apa?"
Ibu : "Buat pukul-pukul paku" (hehe..Ibu nyari jawaban gampang aja,nih )
Iffah : " Oooo paku ini " (sambil geserin pantatnya duduk dipangkuan ibu )
Ibu (nyengir) : " Itu namanya PANGKU, Cinta "
(hehe..teu nyambung deh,Iffah)

DIET

Ini bukan iklan dari slimming centres,tapi 'secret recipes' dari sayah..Kalo mau kurus dengan cara mudah, no pills,no exercise, no surgery,no hungry : pindah lah sering-sering..
I loss 3 kgs dalam beberapa minggu karena bolak-balik Bukit Panjang-Tampines untuk ngurusin pindahan..
Mudah-mudahan besok akan bertambah turun beberapa kilo lagi karena angkut-angkut barang..Coba bayangkan, ini adalah salah satu 'streching' yang jitu..Pinggang,tangan,punggung anda akan terasa 'kencang' keesokan harinya..

Mau coba? Yuk bantu saya besok angkut-angkut kardus.....

Thursday, September 08, 2005

Satu Dasawarsa FEUI'95


Bulan September sepuluh tahun yang lalu.......
Kehidupan mahasiswa dimulai ketika daftar ulang di Balairung. Ada suka ketika berhasil diterima di perguruan tinggi pilihan pertama, ada cemas karena harus mulai hidup mandiri di kost, ada khawatir akankah bisa lulus jadi sarjana,ada rasa asing dengan teman-teman yang baru dijumpai..Semua rasa bercampur jadi satu..

Selesai daftar ulang beberapa hari kemudian semua mahasiswa baru UI wajib ikut latihan nyanyi untuk jadi paduan suara wisuda.Lumayan ngebosenin juga,hampir dua minggu kalo gak salah.Apalagi kalau liat Pak Dibyo udah mulai ngomel-ngomel karena anak-anak gak serius latihan nyanyinya..

Di akhir latihan nyanyi, sebelum OPT fakultas, kami mahasiswa FEUI dikumpulkan oleh senior panitia OPT di selasar kanan balairung. Disitulah 'penyiksaan' dimulai..
Terkaget-kaget tiba2 para senior marah-marah gak karuan.Mereka mengumumkan apa saja yag harus dibuat untuk OPT senin besoknya. Apa saja yang harus dipatuhi selama OPT dan pasca OPT sebulan berikutnya.
Salah satu 'aturan' adalah kewajiban memanggil senior dengan panggilan BOSS. Kalau lewat di depan senior musti bilang ,"Permisi,Boss". Selama satu bulan penuh jaket kuning harus dipakai mulai dari pagar UI mana pun, dan harus dikancing penuh (kabayang kan baunya tu jaket kuning...).
Selama 6 bulan mahasiswa baru tidak boleh makan di kantin FE,alasannya kantin kecil (alasan yang mengada-ada. Alhasil, para mahasiswa baru menyerbu kantin 'tetangga'. Ke Balsem,Kansas,Kantin Tehnik bahkan sampe Kantin MIPA.Atau beli makanan di kantin FE dan makannya lesehan di depan LP. Atau makan ketoprak di pinggir hutan UI )

Tugas-tugas untuk OPT banyak banget dan 'neko'neko'. Saya sampe ngungsi ke rumah sodara di Kelapa Gading buat minta dibantuin bikin tugas-tugas itu. Mulai dari bikin kecrekan dari 7 macam tutup botol yang sudah ditentukan, atribut serba abu-abu,kunciran asimetris dengan pita abu-abu (karena saya berjilbab, kuncirannya diganti pita yang disematkan ke kerudung ),name tag dari karton yang ujung-ujungnya di cap dengan 4 cap toko buku yang berbeda.Bikin laporan harga sembako beberapa pasar. Bikin laporan wawancara dengan tukang sayur..Masih banyak lagi tugas yang aneh dan nyusahin..Yang saya ingat waktu itu,sepupu-sepupu-sepupu saya jadi ikut sibuk bantuin bikin tugas ini..

Senin pagi,kami harus berkumpul jam 5.30 di Fakultas. Alhasil, selepas subuh, saya berangkat dari kost saya di belakang stasiun UI. Ternyata para 'Boss' itu sudah berjaga-jaga dari mulai stasiun UI. Dan mereka adalah Sie Tibum panitia OPT, dengan tampang sok digalak-galakin, membawa gulungan koran( sakit boo kalo 'kesenggol' gulungan koran ini ). Mereka akan teriak menyuruh kami lari dan menyuruh kami untuk bilang ,"Permisi, Boss"..
Hua...kebayang ngos-ngosannya lari dari stasiun UI sampe FE..mana lepas Sastra jalannya kan nanjak...

Sampai di kampus, 'penyiksaan' yang lebih sadis bermula. Mereka akan checking kelengkapan atribut dan tugas OPT. Dan almost semuanya tidak memuaskan bagi mereka. Dan itu artinya hukuman setengah jongkok sudah menanti. (Sudah pernah nyoba?? Cobain deh. Dua tangan angkat ke muka sejajar dan paha setengah jongkok.Tahan beberapa menit,kalo kuat teruskan sejam..hehehe..dijamin akan bikin perut keram dan paha dan pangkal lengan 'kenceng'..)Mahasiswa yang punya masalah kesehatan sebelumnya diminta untuk melampirkan surat dokter, dan mereka selama OPT akan ditempatkan terpisah dari yang lainnya, dan dinamakan barisan SEKSI MAMPUS..Hehe..sadis yak namanya..

Selama dua hari OPT sebenernya gak melulu disiksa,kok..Ada sesi materi kemahasiswaan dan pengenalan kampus baik oleh dosen, senior maupun alumni.Tapi karena 'selingan' yang rada-rada kejem itu lumayan sering dan membekas jadi OPT lebih kerasa ajang 'dikerjain' sama senior.

Paling deg-degan kalau sesi acara selesai,mau pindah ke sesi berikutnya, pasti gak akan lupa akan diisi dengan instruksi setengah jongkok.
Teman-teman yang banyak melakukan 'dosa' akan dipanggil ke depan tribun,lalu mulailah mereka akan diperintahkan mengikuti instruksi yang 'malu-maluin' .Yang ketawa,siap-siap giliran untuk disuruh maju ke depan tribun..

Dua hari OPT berasa 2 tahun..Besoknya selesai OPT Fakultas, seminggu penataran P4 di masing-masing gugus yang dicampur dengan mahasiswa dari fakultas lain..Buat yang kedapetan gugus di fakultas lain, acara P4 ini jadi waktu untuk 'istirahat' sejenak.Tapi buat temen2 yang dapet penataran P4 di FE juga,hehe..selamet deh..Sering-sering dipanggil senior buat nyanyi lagu OPT'95 yang sooo silly,lengkap dengan koreografinya.Atau buat temen2 yang punya penampilan manis ,akan dipanggil sama senior buat ditanya hal2 yang jaka sembung aka bermaksud pdkt..

Saya dapet gugus di FKM..wuihhh..enak bener..Ruangan penatarannya ber-ac (kalo gak ketauan yang ngisi, bisa curi2 tidur bentar), makanan yang disediain sama dharma wanita FKM enak-enak dan buanyaak..Lumayan buat perbaikan gizi..

Selesai penataran P4 ada OPT Pusat 1 hari..Isinya, lebih merupakan jalan bareng se fakultas ke balairung :p.
Sempet disuruh keras-keras teriak yel-yel kalo rombongan fakultas laen lewat..Apalagi waktu lewat FT,secara FT menurut tahayul adalah 'musuh'nya FE.. ( ini mah dendam pribadi yang diwariskan 'turunan..)

Selesai OPT pusat, perkuliahan dimulai..tapi buat kami, belum berarti bebas..Karena masih ada pasca OPT
Memang tidak seperti OPT yang 2 hari itu sih..tapi sebulan itu setiap harinya kami disuruh untuk pakai jaket kuning selama sebulan..Disuruh ngumpulin tanda tangan senior yang jumlahnya ditentukan setiap harinya.Kalau seniornya gak rese sih asik..Ini banyak yang untuk dapetin tanda tangan kudu nyanyi,kudu ditanya macem2..Belum lagi mereka suka bete kalo kita lupa namanya (plis deh, boss..mana bisa inget dalam waktu sesingkat itu..)..Yang jadi favorit adalah senior aktivis ROHIS..Abis mereka baek, gak bakalan minta yang macem2 untuk dapetin tanda tangannya..

Di akhir pasca OPT akan ada acara keagamaan untuk masing2 agama. Yang muslim,nama acaranya PDAI. Nginap 2 hari 2 malem di villa di Cisarua..Bener seperti oasis di tengah gurun deh PDAI ini. No screaming, no setengah jongkok.Makanannya enak-enak..Cuma satu yang gak enak, gak boleh tidur kalo ada sesi ceramah..hehehe.
Selesai acara ini jadi makin deket sama temen2 satu angkatan..

Kuliah tingkat I diisi dengan kuliah yang padat, belum ada aktivitas kemahasiswaan di luar kuliah. Ditambah lagi ancaman DO kalau gagal ber IP cemerlang..
Walaupun waktu UMPTN sudah memilih jurusan ESP,EMA dan EAK, tapi sebenernya ketika masuk tingkat I belum ada penjurusan. adi mata kuliah yg diambil di tingkat I masih mata kuliah umum..Statistik, Pengantar Akuntansi, Bahasa Inggris, hmm..apalagi ya..lupa euy..
Yang jelas, dulu setiap jumat ada lab statistik..Karena kebagian yang sore,saya sama temen2 suka jalan ke Blok M dulu, dari jam 11 sampe jam 1 siang...Makan di AH..

Di akhir semester 2,ada mata kuliah IBD..Salah satu matakuliah garing, 2 SKS tapi bikin sibuk luarrr biasa karena akan ada pementasan tiap kelompok yang 'diadu' oleh mahasiswa fakultas lain.Temen-temen pada serius ngegarapnya. Dan hasilnya? Juara I,II,III disabet oleh FEUI..Mayan..dapet nilai A :p

Kuliah tingkat II, mulai penjurusan. Ada beberpa teman yang pindah jurusan dari jurusan awal ketika pilihannya di UMPTN. Istilah buat mahasiswa ini adalah : Menemukan jalan yang benar..hehehe
Di tahun kedua ini, udah pada ikut organisasi pilihannya. Ada yang di AIESEC,BOE,Senat, Rohis,Olahraga,MBUI,dll..Ada juga yang ikut eksul 'perpus'..alias jadi penghuni sejatinya perpus..Mahasiswa yang kayak gini yang suka bikin minder temen2 kalau ujian

Kuliah tingkat III uda mulai pada gak sekelas. Ada yang ngulang,ada yang 'nyodok' mata kuliah tingkat atas.Karena ada semester pendek dan jalur non skripsi,maka rekor mahasiswa tercepat di angkatan 95 dipecahkan oleh Adam, yang lulus tepat 3.5 tahun..Plok..plok..plok...

Akhirnya...
Satu persatu lulus, wisuda, kerja, married,punya anak,nerusin kuliah lagi..
Dan gak kerasa, waktu merambat 10 tahun dari September 1995, hari dimana kita mulai kuliah dulu..

Sekarang?? Ada yang sedang nerusin kuliah dimana-mana..Ada yang udah jadi menejer di berbagai MNC. Masih ditunggu, 95-ers yang bakalan seperti di Lagu Sombong : paling sial jadi mentri.. Siapa atuh?
Saya sendiri?? Alhamdulillah masih S1 dan cukup jadi tekawe sajah :p

Hmm...jadi kangen buat ketemuan dengan temen-temen..Sayang saya gak bisa ikutan acara Satu Dasawarsa FEUI 95..Titip salam aja ya...